(0362)21342
disparbuleleng@yahoo.com
Dinas Pariwisata

Festival Lovina 2012 Promosikan Pariwisata Buleleng

Admin dispar | 04 Februari 2013 | 990 kali

Guna mempromosikan pariwisata Kabupaten Buleleng, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng menggelar kegiatan Festival Lovina 2012. Kegiatan ini akan digelar di Pantai Binaria, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng.

Festival Lovina 2012 ini direncanakan berlangsung 20 hingga 22 Oktober mendatang di Pantai Binaria dan Kawasan sekitar Lovina. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang pertama kali digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng.

“ Dunia pariwisata di Buleleng, khususnya Lovina sebagai ikon pariwisata Bali Utara belum menunjukan perkembangan secara signifikan, sehingga diperlukan langkah-langkah khusus melalui berbagai kegiatan dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat di Buleleng,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, I Ketut Warkadea, Selasa (16/10/2012) di Ranggon Sunset Penimbangan.

“Festival Lovina akan menyuguhkan kegiatan yang bervariasi, mulai dari pagelaran seni budaya, pertunjukan sapi gerumbungan, pameran hasil kerajinan, aksi sosial membersihkan pantai dan terumbu karang, serta olahraga rekreasi yang melibatkan wisatawan maupun warga Buleleng," imbuh Warkadea.

Hal senada diungkapkan Ketua BPC Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia, PHRI Buleleng, Dewa Ketut Suardipa. Kegiatan Festival Lovina 2012 sepakat mengunakan slogan "Lovina untuk Semua dan Semua untuk Lovina, sehingga Lovina menjadi milik semua warga Buleleng.

“Kami sepakat untuk memilih slogan Lovina For All, All For Lovina yang artinya Lovina tersebut milik kita semua, sehingga Festival Lovina yang pertama ini mari dijadikan sebagai momentum kebangkitan Buleleng, tidak saja pada pariwisata namun berbagai bidang lainnya,” tegas Suardipa.

Kegiatan Festival Lovina 2012 diawali dengan Opening Ceremony atau upacara pembukaan pada Sabtu 20 Oktober 2012 sekitar jam 5 sore dengan menampilkan Parade Baleganjur, Gebogan  dari Desa-Desa Kawasan Lovina. Dilanjutkan dengan Fragmentari Kolosal.

Dihari kedua dilakukan kegiatan Lovina Beach Cleaning, Sapi Gerumbungan, pertunjukan Joged Mebarung dan Pagelaran Wayan Kulit. Sebelum resmi ditutup di hari ketiga, digelar pertunjukan megenjekan. Pada Upacara Penutupan ditampilkan pementasan gong Kebyar dan Sanghyang Memedi. (kabarbuleleng.com)