(0362)21342
disparbuleleng@yahoo.com
Dinas Pariwisata

Menuju Pengerupukan Festival 2026, Dispar Buleleng Dukung Gelar Seni Ogoh Ogoh Desa Adat Buleleng

Admin dispar | 20 Januari 2026 | 13 kali

Selasa (20/1) bertempat di wantilan desa Adat Buleleng, telah dilaksanakan rapat koordinasi terkait persiapan pelaksanaan parade Ogoh-ogoh serangkaian perayaan Hari Raya Suci Nyepi.
Turut hadir pada rapat hari ini Kelian Desa Adat Buleleng Nyoman Sutrisna, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva Askara, S.Sos., M.Si, perwakilan Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng serta staf desa dan perwakilan Karang Taruna dan sanggar di seluruh lingkungan desa adat Buleleng.
Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali mempercayakan Desa Adat Buleleng sebagai penyelenggara dalam pelaksanaan Tawur Kesanga serangkaian hari raya Nyepi pada tahun 2026 ini.
Kelian Desa adat Buleleng, Nyoman Sutrisna mengungkapkan bahwa Pengrupukan Festival tahun ini diselenggarakan dalam bentuk gelar seni yang mana dalam pelaksanaannya harus melibatkan sanggar seni di lingkungan desa adat Buleleng.
“Cita cita saya adalah pada Pengrupukan Festival ketiga tahun 2027 akan kita adakan di Titik 0 Kota Singaraja dan kedepannya Pengrupukan Festival ini bisa maju ke tingkat nasional hingga internasional. Maka untuk para Yowana mohon tunjukkan seni dan kebersamaan dan buktikan kalian bisa melakukannya” ungkap Sutrisna
Adapun tema yang diambil dalam Pengrupukan Festival tahun 2026 ini adalah “Satu Bumi, Satu Keluarga” yang melibatkan 14 banjar adat di desa adat Buleleng. Disisi lain, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva Askara menyampaikan bahwa pembiayaan yang akan disalurkan sebesar 210 Juta rupiah dengan asumsi masing-masing banjar adat mendapatkan dana sebesar 15 juta rupiah yang skema pembagiannya akan dipercayakan kepada pihak desa adat Buleleng.
“Hal paling riskan dalam pendistribusian anggaran adalah urusan administrasi maka dari itu segala urusan administrasi akan dicoba dikaji lebih dalam lagi oleh pemerintah daerah guna kebaikan bersama” ungkap Dody.
Lebih lanjut, Kadis Dody menambahkan agar desa adat menyiapkan segala sesuatunya lebih matang salah satunya dari aspek keamanan dan berkoordinasi dengan dinas dinas terkait agar jalannya pelaksanaan Pengrupukan Festival 2026 berlangsung aman dan lancar.