(0362)21342
disparbuleleng@yahoo.com
Dinas Pariwisata

Keindahan Alam Danau Tamblingan: Surga Tersembunyi di Bali

Admin dispar | 26 Agustus 2025 | 16 kali

Bali dikenal sebagai pulau dengan keindahan alam yang memukau, mulai dari pantai yang menawan hingga pegunungan yang megah. Namun, di balik gemerlap pariwisata yang ada, terdapat sebuah permata tersembunyi yang menawarkan ketenangan dan keindahan alam yang luar biasa, yaitu Danau Tamblingan. Terletak di kawasan Bedugul, Danau Tamblingan adalah salah satu danau tertua di Bali yang dikelilingi oleh hutan tropis yang rimbun dan pegunungan yang menakjubkan. Danau Tamblingan terletak di lereng Gunung Lesung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Danau ini bersebelahan dengan Danau Buyan, sehingga kerap disebut sebagai “danau kembar”. Perjalanan ke Lokasi memakan waktu sehingga 2,5 hingga 3 jam dari Denpasar lewat jalur Bedugul dengan pemandangan gunung dan Perkebunan yang memanjakan pandangan. Danau Tamblingan dikelilingi oleh hutan tropis yang rimbun, yang merupakan habitat bagi berbagi jenis flora dan fauna. Suasana sejuk dan kabut ringan dai pagi hari menciptakan nuansa magis bagi para pengunjung. Beberapa atraksi utama Danau Tamblingan mencangkup:

1. Pemandangan Alam yang Menakjubkan Air danau yang bening memantulkan keindahan gunung dan pepohonan hijau, menghasilkan pemandangan yang alami dan menenangkan.

2. Perahu kuno ( jukung ) Pengunjung dapat mengeksplorasi danau dengan jukung,perahu kayu tradisional yang menawarkan pengalaman unik Bersatu dengan alam.

3. Pura-pura Kuno Disekeliling danau ada beberapa pura bersejarah, seperti pura ulun danu tamblingan, yang merupakan elemen penting dalam kehidupan sepiritual masyarakat setempat.

4. Jalan-jalan Treking Dan pengambilan gambar Trekking di sekitar area hutan lindung Danau Tamblingan sangat ideal bagi penciptaalam dan fotografer yang ingin menangkap keindahan pemandangan alami. Nama Tamblingan berasaal dari Bahasa Bali kuno: “Tamba” berarti ramuan obat dan “Elingan” berarti kesadaran atau kemampuan spiritual. Legenda tempat itu menyatakan bahwa penduduk di sekitar danau dahulu memiliki kekuatan spiritual untuk menyembuhkan penyakit dengan air dari danau ini. Hingga saat ini, Danau Tamblingan tetap dipandang suci oleh masyarakat setempat. Danau Tamblingan adalah contoh nyata bahwa keindahan alam Bali tidak hanya terletak pada pantai-pantainya yang terkenal. Dengan lanskap memukau, udara sejuk, nilai budaya tinggi, dan pengelolaan berkelanjutan, danau ini menjadi surga tersembunyi yang patut dikunjungi. Mengunjungi Danau Tamblingan bukan hanya soal menikmati pemandangan, tetapi juga merasakan harmoni antara manusia, alam, dan spiritualitas.


Daftar Pustaka

Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng. (2022). Profil Destinasi Wisata Alam Danau Tamblingan. Buleleng: Dispar Buleleng.

Pitana, I. G., & Diarta, I. K. S. (2009). Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogyakarta: Andi Offset.

Purnomo, H., & Wicaksono, A. (2017). “Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat di

Kawasan Danau Tamblingan, Bali.” Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 12(2), 45–56.

Surya, I. M. (2020). “Potensi Wisata Alam dan Budaya di Kawasan Danau Buyan-Tamblingan,Bali Utara.” Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(1), 23–32.

Wiweka, K., & Astawa, I. G. (2018). Pengelolaan Pariwisata Berkelanjutan di Bali. Denpasar:Udayana University Press.