(0362)21342
disparbuleleng@yahoo.com
Dinas Pariwisata

Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng Lakukan Koordinasi dan Konsultasi tentang Pemanfaatan Aset Pemerintah Daerah pada Daya Tarik Wisata ke Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan

Admin dispar | 03 Februari 2025 | 146 kali

Tabanan, 3 Februari 2025 – Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan terkait pemanfaatan aset pemerintah daerah pada daya tarik wisata. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali potensi dan membahas berbagai strategi dalam memaksimalkan penggunaan aset daerah guna mendukung pengembangan sektor pariwisata.

Koordinasi yang berlangsung pada hari ini melibatkan sejumlah pejabat dari kedua Dinas Pariwisata,  Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng,  dalam hal ini diwakilkan oleh Made Darwaman, SE selaku Kepala Sub Bagian Umum, bersama  Putu Aristya Wibawa, dan dari dinas pariwisata Kabupaten Tabanan Anak Agung Ngurah Satria Tenaya di dampingi oleh adytama kepariwisataan dan ekonomi kreatif ahli muda  Ketut Muliarta. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak saling berbagi pengalaman dan berdiskusi mengenai praktik terbaik dalam pengelolaan aset daerah, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan daya tarik wisata yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian daerah.

Pemanfaatan Aset Daerah untuk Pengembangan Pariwisata ,  Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, menjelaskan bahwa Buleleng memiliki banyak aset potensial yang perlu dikelola dengan baik, seperti pantai, pura, dan situs-situs bersejarah yang dapat dijadikan daya tarik wisata. Namun, pengelolaan aset tersebut perlu dilakukan secara profesional dan terstruktur untuk memastikan keberlanjutannya dalam mendukung pembangunan pariwisata yang berkelanjutan.

Pemanfaatan aset daerah dalam sektor pariwisata sangat penting untuk meningkatkan daya tarik dan kualitas wisata. dan ingin belajar dari Kabupaten Tabanan yang telah memiliki pengalaman lebih dalam mengelola aset wisata. Dengan adanya koordinasi dan konsultasi ini,  berharap bisa mengoptimalkan potensi yang ada di Buleleng 

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan, Anak Agung Ngurah Satria Tenaya,  menyambut baik inisiatif dari Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng. Ia mengungkapkan bahwa pengelolaan aset wisata yang baik dan berkelanjutan dapat menjadi kunci utama untuk menarik wisatawan, sekaligus mendukung perekonomian daerah. Tabanan sendiri, sebagai salah satu kabupaten dengan banyak destinasi wisata terkenal, seperti Tanah Lot, juga memanfaatkan aset daerah secara efektif untuk meningkatkan kualitas pelayanan wisata dan menjaga kelestarian lingkungan.

“Pengelolaan aset pemerintah daerah dalam sektor pariwisata harus melibatkan berbagai aspek, mulai dari regulasi yang jelas, pengelolaan yang efisien, hingga kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat setempat. Kami siap berbagi pengalaman dengan Kabupaten Buleleng dalam hal ini,” ujar Anak Agung Ngurah Satria Tenaya

Melalui koordinasi ini, kedua daerah berkomitmen untuk saling mendukung dalam pengembangan dan pemanfaatan aset wisata yang lebih maksimal. Tidak hanya fokus pada peningkatan daya tarik wisata, tetapi juga pada keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam, budaya, dan warisan yang ada. Pihak Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng berharap, setelah pertemuan ini, akan tercipta sebuah model kolaborasi yang lebih erat antara kedua daerah dalam meningkatkan kualitas destinasi wisata yang berbasis pada pemanfaatan aset daerah secara optimal.

Kerja sama yang terjalin antara Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng dan Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan ini diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam mengembangkan sektor pariwisata Bali secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Dengan berbagi pengetahuan dan pengalaman, kedua kabupaten ini diharapkan dapat memaksimalkan potensi daya tarik wisata yang dimiliki demi kemajuan pariwisata Bali secara keseluruhan.