(0362)21342
disparbuleleng@yahoo.com
Dinas Pariwisata

Rapat Konektivitas Pengembangan Pariwisata 3B: Sinergi Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara untuk Pariwisata Berkelanjutan

Admin dispar | 22 Januari 2025 | 123 kali

Dalam upaya memperkuat sektor pariwisata di kawasan Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara, rapat konektivitas pengembangan pariwisata 3B digelar sebagai inisiatif strategis untuk meningkatkan kerja sama antar daerah di Bali dan Jawa Timur. Pertemuan ini melibatkan pemerintah daerah Buleleng, Jembrana dan Banyuwangi.

Rapat ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara, yang didampingi oleh Kepala Bidang Pemasaran, Agus Widya Suputra beserta staf. Selain itu, turut hadir Sekretaris Daerah Banyuwangi, Guntur Priambodo, Sekretaris Daerah Jembrana, I Made Budiasa, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Taufik Rohman, dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara, SE., MM serta OPD lainnya. Kolaborasi lintas daerah ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat daya saing pariwisata di kawasan 3B.

Tujuan utama rapat ini adalah merancang strategi dan tindak lanjut peningkatan konektivitas antar daerah, percepatan pembangunan infrastruktur transportasi khususnya jalur lait dan penguatan sinergi antara destinasi wisata di ketiga wilayah tersebut. Para peserta rapat membahas berbagai peluang untuk mengembangkan pariwisata berbasis potensi lokal, seperti wisata alam, budaya, dan komunitas, guna menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun internasional.

Pengembangan infrastruktur transportasi menjadi salah satu topik utama dalam rapat ini. Jalur laut direncanakan akan ditingkatkan untuk mempermudah aksesibilitas antar wilayah 3B. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik kawasan 3B sebagai destinasi wisata unggulan yang saling terhubung. Selain infrastruktur, pengembangan sumber daya manusia dan promosi bersama juga menjadi bagian penting dari strategi ini.

Melalui upaya bersama ini, kawasan 3B diharapkan mampu menjadi destinasi pariwisata unggulan yang saling mendukung secara berkelanjutan. Kerja sama ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, menciptakan lapangan kerja baru, serta mendukung pelestarian budaya dan alam setempat.

Rapat konektivitas ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara sebagai satu kesatuan destinasi wisata yang kompetitif, inovatif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.