Buleleng, 24 Januari 2025 – Sebanyak 10 finalis Jegeg Bagus Buleleng 2025 resmi diperkenalkan dalam acara press conference yang berlangsung meriah di Auditorium Balingkang Confucius Institute Undiksha. Finalis ini akan berproses selama dua bulan dan akan bersaing di Grand Final yang dijadwalkan pada 22 Maret 2025 di RTH Taman Bung Karno, Sukasada, Singaraja. Para pemenang nantinya akan mewakili Kabupaten Buleleng di ajang tingkat provinsi.
Acara dibuka dengan sambutan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara, yang menyampaikan apresiasi mendalam kepada semua pihak yang telah mendukung, khususnya para sponsor. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran finalis dalam mempromosikan pariwisata berbasis budaya.
"Kegiatan ini dirancang dengan apik untuk membentuk karakter generasi muda yang masuk dalam nominasi Jegeg Bagus Buleleng. Mereka tidak hanya dituntut untuk memiliki penampilan menarik, tetapi juga talenta, soft skill, dan wawasan yang luas tentang budaya lokal. Saya berharap para finalis mampu menjadi duta yang menginspirasi dalam mempromosikan keindahan dan keunikan Buleleng," ujar Gede Dody Sukma Oktiva Askara.
Press conference ini ditutup dengan pernyataan resmi dari Kepala Dinas Pariwisata Buleleng yang membuka acara secara simbolis. Dengan semangat dan potensi besar yang dimiliki para finalis, harapan besar disematkan agar Jegeg Bagus Buleleng 2025 tidak hanya membawa harum nama Buleleng, tetapi juga mampu mendorong sektor pariwisata dan budaya lokal ke tingkat yang lebih tinggi.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan perkenalan diri para finalis yang disertai penayangan video profil mereka. Dalam video tersebut, para finalis berbagi tentang latar belakang mereka, motivasi mengikuti ajang ini, serta visi mereka dalam mempromosikan pariwisata dan budaya Buleleng.
Acara ini juga menjadi ajang apresiasi terhadap bakat dan usaha generasi muda dalam melestarikan budaya Bali, khususnya di wilayah Buleleng. Para finalis telah menjalani berbagai pelatihan intensif, mulai dari public speaking, pengenalan budaya lokal, hingga pembentukan karakter selama masa karantina.
Grand Final Jegeg Bagus Buleleng 2025 pada 22 Maret nanti akan menjadi acara yang dinanti-nanti, tidak hanya oleh masyarakat Buleleng, tetapi juga oleh para pemerhati budaya di seluruh Bali.